🦀 Artikel Kepiting78

Mengapa Kepiting Berjalan Menyamping? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kalau melihat kepiting di pantai, hampir pasti ia bergerak ke samping, bukan ke depan. Kebiasaan ini sering jadi bahan candaan, padahal di baliknya ada desain tubuh yang sangat cerdas.

Oleh Tim Kepiting78 · · ±4 menit baca

Gaya jalan kepiting yang menyamping sudah jadi ciri khas yang dikenal semua orang, sampai muncul ungkapan "jalan seperti kepiting". Tapi pernahkah kamu bertanya, mengapa kepiting berjalan menyamping? Jawabannya bukan karena kepiting "bingung arah", melainkan karena tubuhnya memang dirancang paling efisien untuk bergerak ke samping. Yuk, kita bedah satu per satu.

1. Rahasianya ada pada sendi kaki

Kepiting sejati punya lima pasang kaki: sepasang capit di depan dan empat pasang kaki jalan. Setiap kaki tersusun dari beberapa ruas yang dihubungkan sendi. Berbeda dengan sendi bahu atau pinggul manusia yang bisa berputar ke banyak arah, sebagian besar sendi kaki kepiting bekerja seperti engsel yang hanya menekuk pada satu bidang.

Pada kebanyakan kepiting, "lutut" kakinya menekuk ke arah luar tubuh, bukan ke depan. Akibatnya, gerakan yang paling leluasa dan bertenaga adalah menarik dan mendorong tubuh ke samping. Saat berjalan, kaki-kaki di sisi depan arah gerak menarik tubuh, sementara kaki di sisi belakang mendorong. Kombinasi tarik-dorong inilah yang membuat langkah menyamping kepiting terasa cepat dan lancar.

2. Tubuh lebar, kaki tidak saling tersandung

Coba perhatikan bentuk cangkang kepiting: umumnya lebih lebar daripada panjangnya, dengan kaki-kaki yang tersusun rapat di kiri dan kanan. Jika kepiting memaksa berjalan lurus ke depan, kaki-kaki yang berdekatan itu akan mudah saling bertabrakan atau tersandung.

Dengan berjalan menyamping, setiap kaki bisa mengayun penuh tanpa mengganggu kaki di sebelahnya. Langkahnya pun bisa lebih panjang. Inilah salah satu alasan kepiting bisa bergerak cepat meski kakinya terlihat pendek.

3. Menyamping berarti cepat kabur dan selalu siaga

Di alam, kepiting adalah mangsa bagi burung, ikan, biawak, hingga manusia. Kemampuan kabur secepat mungkin sangat penting. Gerakan menyamping memungkinkan kepiting langsung melesat ke kiri atau ke kanan tanpa perlu memutar badan terlebih dahulu.

Selain itu, mata kepiting berada di ujung tangkai yang bisa berdiri tegak, sehingga pandangannya sangat luas. Kepiting bisa terus mengawasi ancaman sambil berlari ke samping. Capitnya pun tetap menghadap ke depan, siap dipakai untuk bertahan kapan saja.

Contoh terbaiknya adalah kepiting hantu yang sering terlihat di pantai berpasir Indonesia saat sore atau malam hari. Kepiting berwarna pucat ini termasuk pelari tercepat di antara krustasea. Begitu didekati, ia melesat menyamping dan menghilang ke dalam lubang pasir dalam sekejap.

4. Tidak semua kepiting berjalan menyamping

Menariknya, aturan "kepiting jalan menyamping" tidak berlaku mutlak. Ada beberapa pengecualian yang seru:

  • Kepiting prajurit (Mictyris) yang hidup di dataran pasir pesisir justru berjalan maju, sering kali dalam kelompok besar yang terlihat seperti barisan pasukan.
  • Kepiting laba-laba dengan kaki panjang dan ramping juga mampu berjalan ke depan.
  • Kepiting kodok (Ranina ranina) lebih banyak bergerak mundur dan membenamkan diri ke dalam pasir.
  • Banyak kepiting "biasa" sebenarnya juga bisa berjalan maju atau mundur, hanya saja lebih lambat dan tidak seefisien saat menyamping.

Jadi, berjalan menyamping bukan keharusan, melainkan pilihan paling praktis bagi kepiting dengan bentuk tubuh lebar dan sendi kaki yang menekuk ke samping.

5. Cara mengamati gaya jalan kepiting di alam

Ingin melihat sendiri? Kamu bisa mencobanya saat berlibur ke pantai atau kawasan mangrove:

  • Datanglah saat sore menjelang malam atau ketika air laut surut. Banyak kepiting keluar dari lubangnya pada waktu ini.
  • Bergeraklah perlahan dan jangan membuat bayangan tepat di atas kepiting, karena mereka sangat peka terhadap gerakan dari atas.
  • Perhatikan bagaimana kaki di satu sisi menarik sementara sisi lainnya mendorong.
  • Amati dari jarak aman dan jangan menangkap atau merusak lubang tempat tinggalnya.

6. Fakta seru lain tentang kaki kepiting

Kaki kepiting bukan hanya untuk berjalan. Di permukaannya terdapat rambut-rambut halus yang berfungsi sebagai sensor untuk merasakan getaran, arus air, bahkan "mencicipi" makanan yang diinjak. Pada rajungan, pasangan kaki paling belakang berbentuk pipih seperti dayung sehingga ia bisa berenang menyamping dengan cepat di dalam air. Sementara itu, kepiting yang hidup di batu karang punya ujung kaki runcing untuk mencengkeram permukaan licin agar tidak terseret ombak. Satu bentuk tubuh dasar, tetapi bisa disesuaikan untuk berbagai cara hidup.

Kesimpulan

Kepiting berjalan menyamping karena tiga alasan utama: sendi kakinya menekuk ke arah samping, bentuk tubuhnya lebar sehingga kaki tidak saling tersandung, dan gerakan menyamping memberi kecepatan untuk kabur sambil tetap waspada. Meski begitu, beberapa jenis kepiting seperti kepiting prajurit dan kepiting laba-laba membuktikan bahwa berjalan maju pun mungkin. Ternyata, gaya jalan yang terlihat lucu ini adalah hasil adaptasi yang sangat cerdas.

Tanya jawab singkat

Apakah kepiting bisa berjalan maju?

Bisa. Beberapa jenis seperti kepiting prajurit dan kepiting laba-laba berjalan maju, dan banyak kepiting lain juga bisa maju atau mundur, hanya lebih lambat dibanding saat menyamping.

Kepiting apa yang paling cepat berlari?

Kepiting hantu yang hidup di pantai berpasir termasuk pelari tercepat di antara krustasea dan sangat lincah bergerak menyamping.

Terus penasaran, terus menjelajah! 🦀

Kembali ke beranda Kepiting78 untuk fakta unik dan cerita seru lainnya tentang dunia kepiting.